Saat menyadari adanya pencuri di malam hari

Prologue :

Baru-baru ini marak diberitakan tentang 4 korban pembunuhan dalam sebuah rumah di Binjai.

Korbannya adalah Engky alias Atu (65 tahun) meninggal di kamar belakang, serta menantunya Ceny alias Ain (27) serta dua anaknya bernama Kefin (5) dan Keren (3), meninggal di ruang depan. Mereka ditemukan tewas bersimbah darah.

Kematian mereka pun diketahui setelah beberapa hari terbunuh karena ada tetangga yang curiga mereka tidak pernah kelihatan keluar rumah, sehingga jasad ditemukan dalam keadaan mulai membusuk.

Awalnya polisi menduga ini adalah balas dendam (karena kejam) atau tindakan dari orang yang mereka kenal karena tidak ditemukan adanya buka paksa pintu.

Akan tetapi setelah pembunuhnya tertangkap, ternyata motif pembunuhan sangatlah sederhana. Panik.

Ya, setelah diusut ternyata pembunuhan terjadi karena ada pencuri yang kepergok ketika berniat melakukan aksinya. Kabarnya, sang ibu berteriak maling. Lalu sang pencuri panik (sepertinya pintu masih dalam keadaan tidak terkunci) lalu masuk dan membunuh ibu dan kedua anaknya yang sedang berada di ruang tamu untuk menghilangkan saksi.

Lalu karena ada kakek di ruang belakang ia juga dibunuh untuk memastikan tidak ada saksi.

Setelah itu ia mencuri.

Tahukah Anda apa yang dicuri?

Dua pompa air dan telepon genggam.

Bayangkan 4 nyawa melayang hanya untuk barang curian yang nilainya tidak seberapa.

Sangat mengerikan bukan?

Lalu apa yg harusnya dilakukan :

1. Jangan Panik! Percuma anda membaca artikel ini, karena jika anda panik anda tidak bisa menggunakan akal sehat, apalagi menjalankan tips dan trik dalam tulisan ini. Inget panik bisa mengubah apa yg terencana menjadi bencana.

2. Lihat Power anda. Apakah anda sudah memiliki skill bertarung yg teruji? atau setidaknya anda rutin berlatih beladiri? Jika iya sebaiknya jangan terburu-terburu sok jagoan dulu. Lihat kondisi yg lain. Apalagi anda jika tidak memiliki pengalaman apapun dalam beladiri. Jika anda tidak siap dan masih takut lebih baik anda hubungi polisi.

3. Lihat power lawan. Berapa jumlah kawanan pencuri tersebut? Sekalipun anda jago bela diri bagaimana kalau jumlah lawannya ada 5? Lebih-lebih kawanan pencuri itu membawa senjata tajam seperti kampak, golok, samurai, atau malah senjata api? Sementara anda hanya menemukan pulpen hitam serebu perak bermerk standar yg cuma bisa digunakan buat “nojos” dalam jarak dekat sekali. Sangat tidak fair kan? Ya iyalah, judulnya juga pencurian bukan pertandingan, kata “fair” dan ”sportivitas” tidak perlu dan takkan pernah ada! Jika benar terjadi; Malangnya nasib anda.πŸ˜›

4. Lihat medan anda. Anda mungkin siap bertempur dan rela mati. Tapi bagaimana dengan orang-orang di sekitar anda?

– Medan Internal, yakni Rumah anda.

Jika disekitar anda ada orang yg siap bertarung dan membantu anda, itu akan menguntungkan anda. Tapi bagaimana kalau tidak? Misal, adik anda yg masih kecil, buah hati anda, atau istri sang tercinta, dan mereka semua belum dibekali untuk hal tersebut. Perasaan khawatir anda akan keselamatan mereka hanya membuyarkan konsentrasi saat menghadapi garong. Makanya evakuasi dulu mereka (lihat point 5).

– Medan External, lingkungan rumah anda? Apakah mereka siap dibangunkan dan membantu anda? Atau jangan-jangan tetangga anda sedang tidak ada dirumah? Atau lingkungan anda typical orang cuek? atau mungkin typical pengecut? Sekalipun lingkungan anda bukan lingkungan yg cuek dan Pengecut, apakah mereka akan siap seketika padahal kejadiannya adalah malam hari? Dan mungkin mereka baru setengah sadar karena perlu “loading” dulu karena baru saja “start up” (saat bangun tidur)πŸ˜›

5. Kuatkan pertahanan anda.

– Hubungi polisi. Gak punya nomornya? Makanya sekarang cari tahu nomor polres terdekat atau nomor darurat lainnya. Lakukan hal ini di pertama kali. Karena jika anda menghubunginya di langkah ke tiga atau ke empat polisi tidak akan begitu membantu. Bisa jadi polisi dateng saat maling udah kabur jauh, atau saat kita udah tergeletak mati bersimbah darah. Mending klo polisi tidak kehilangan jejak. Akan ada yg menegakkan atas kematian kita. Klo kehilangan jejak? Tidak ada yg membalaskan dendam kita, Terlepas anda pendendam atau tidak, tapi… Hihihi… Ngeri! Inget, Polisi perlu waktu utk datang kerumah kita. Polisi bukan Om Jin layaknya film Jin & Jun, yg bisa datang seketika saat kita panggil “Om jin!”. Lagi pula anda gak seganteng Jun (Syahrul Gunawan)πŸ˜› . Selain itu, tahu sendiri kan negara tercinta kita? Pakar dalam delayed and delayed. Sedikit contoh; sering peristiwa kebakaran yg pemadam kebakarannya baru datang saat api sudah menyebar kemana-mana. Atau kereta Rangkas-Merak terjadwal pukul berangkat 04.00 baru ngacir pukul 04.30. Udah pada taukan? Klo gak tau kasian banget, anda belum pernah main ke kota terindah (Rangkasbitung). Mungkin saya keliru, yg tertulis disana bukan WIB tapi WIT (Waktu Indonesia bagian Telat). Abis gk ditulis sih Indonesian zone time nya.πŸ˜›

– Cari senjata bantu, pentungan, pisau, atau mungkin golok. Lebih baik menggolok dari pada di golok musuh kan?πŸ˜›

– Bangunkan keluarga anda, dengan “silent mode”. Suruh mereka utk tidak panik. Inget, kondisi silent mode. Bila perlu saat membangunkan, bungkam mulut mereka dengan tangan anda. Dan jelaskan situasi dengan suara setengah berbisik.

– Suruh mereka yg tidak siap betarung untuk mengunci kamar mereka, beri mereka senjata (bukan utk menyerang, tapi untuk bertahan dan melindungi diri), dan suruh mereka bersembunyi. Bukankah anda tak mau kehilangan orang yg begitu penting dalam hidup anda? Bagi mereka yg siap, siapkan rencana tim anda dalam penyergapan! (Syukur-syukur klo ada yg bisa diandalkan)πŸ˜›

– Bangunkan tetangga anda (inget lho, membangunkannya jangan teriak! Entar maling tau). Sama aja boong klo geto mah. Pake telefon atau handphone!). Apa anda gk punya nomor telephone tetangga anda? wah, itu keterlaluan banget! Mending anda tanyakan sekarang dan tulis di phonebook anda.

– Start! ya! tunggu apalagi! Hajar! Tapi klo gk siap? Gak ada seorangpun punya keahlian bela diri, atau lawannya(pencuri) kebanyakan (ada 5!) sedangkan pihak anda cuma anda seorang yg punya keahlian bela diri? atau mereka punya kampak dan senjata api sedangkan senjata anda seperti yang saya ceritakan sebelumnya. Yaaa… tunggu polisi atau tetangga anda saja yg siap bantu. Anda dan sekeluarga cukup mengurung diri, mempersenjatai diri, bersembunyi, dan amati. Tenang dan lihat baik-baik; ciri mereka? kearah mana mereka pergi setelah mencuri? dengan kendaraan apa mereka pergi? Informasi itu berguna buat kita berikan kepada pak polisi yg terlambat datang (klo misalnya terlambat datang, tapi kayaknya terlambat sih, hehehe…)πŸ˜› . Dengan begitu polisi akan lebih mudah dan cepat dalam proses penangkapan. Yang lebih penting, smoga saja saat mereka tertangkap, barang anda masih ada dan belum digadekan sama para pencuriπŸ˜›

Ya, kesimpulannya :

-Jangan Panik

-lihat power kita (jangan sok jago dulu!)

-lihat power lawan

-lihat medan kita

-Kuatkan pertahanan anda

akhir kata, thanks udah mampir dan baca. Moga bermanfaat. Jika ada kekeliruan, mohon sampaikan.

Halal bagi anda ikhlas bagi kami, eh kobolak. Ikhas bagi anda Halal bagi kami. Hati-hati dijalan dan semoga selamat sampai tujuan.

::case by case will be solved!::

, ,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: