Biaya pembangunan website DPR super MAHAL!

Percaya-tidak percaya itulah yang diberitakan oleh nasional.kompas.com. Biaya pada tahun 2010 berkisar 9.75 milyar, yang terdiri dari = 8.45 milyar (provider website) + 1.3 milyar (biaya pemeliharaan). Namun Situs semahal itu tidak dioptimalkan secara optimal. Contohnya saja, situs tersebut tidak memuat hasil dari studi banding ke luar neger selama 2009-2014. Apa jangan-jangan bukan studi banding ya? cuma Picnic keliling? Gk tau ah. Mari berhusnudzhon saja. Kali aja lupa mempublishnya. Padahal DPR sudah melakukan setidaknya 7 perjalanan yang 3 diantaranya ke Maroko, Jerman, Perancis, dalam rangka studi banding BURT, 3 perjalanan ke Korsel, Jepang, dan ke afrika selatan dalam rangka RUU Kepramukaan dan perjalanan ke Yunani yang dilakukan yang dilakukan oleh badan kehormatan.
Sedangkan ada biaya tambahan lain yang menggenapkan menjadi 10.6 miliyar yaitu biaya pembayaran provider website informasi perpustakaan sebesr 55 juta perbulan atau 660 juta pertahun. Juga ada biaya promosi perpustakaan sebesar 16 juta perbulan atau 192 juta pertahun.
Jadi klo dijumlahin 8.45 M + 1.3 M + 0.66 M + 0.192M = 10,64 M! (dengan m bukan ember)

Okelah, klo begitu, sekarang kita uji dari kecepatan, coba buka :
http://www.house.gov/representatives/
dan buka di tab baru :
http://www.dpr.go.id/
sekarang bandingkan mana yang lebih kebut?
Pas sy coba ternyat lebih cepet yang pertama. Bagaimana dengan anda? Samakah hasilnya? Padahal yg pertama itu gedung putih loh. Udah pada tau kan gedung putih ada dimana? Ya! tepat sekali di Rangkasbitung! Bego! USA tau! Nah, masa server luar bisa lebih kuat dari server local? Kira-kira server yang dipake server apaan ya?

Nih, ada sebuah komen dari seorang kaskuser tentang website gedung DPR itu :
“”kalau menurut hitung – hitungan saya nih kalau mau hemat :

– desain web nya itu gak lebih dari Rp. 10.000.000
– server dibagi 2. pertama server public untuk isi berita – berita doang. letakin di softlayer atau the planet di USA colocation cuma Rp. 5 jutaan per bulan. server kedua server private untuk email dan informasi – informasi penting negara. servernya di letakin di dpr dan dikelola oleh tim security yang handal. server untuk ini paling banter 200 juta udah cukup.
– untuk bandwidth pakai aja BIZNET 4G palingan 10 juta sebulan
– staff untuk EDP buat entry berita cukuplah 3 orang masing – masing untuk kelola beberapa segmen berita. Gaji masing2 x Rp. 5 juta. = Rp. 15 juta/bln
– Tim Network Operating Control ambil 2 orang aja yang gaji Rp. 15 juta = Rp. 30 juta/bln

total biaya perbulan palingan Rp. 70 jutaan x 12 baru 800 an juta setahun.
plus biaya maintenis dan biaya tak terduga lain nya 500 juta per tahun cukup lah.

Jadi totalnya biaya mengelola website dpr itu seharusnya cuma 1.3 milliar doang. pertahun !””

Klo liat bagus enggaknya sih relatif. Memang bagus, tapi kurang bagus jika melihat Biaya yang dikeluarkannya. Gak sebanding dengan harga!

,

  1. #1 by kimsanada on May 12, 2011 - 3:10 pm

    Kualitas DPR kita emang patut dipertanyakan dengan tanda tanya besar. Semua aspek kegiatan di sana perlu ditinjau KPK semua kayaknya. Entah kejutan apalagi yang bakal muncul esok hari..

    Udah aku taruh link blogmu bro.. Silahkan dicek di blogku..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: